Hati Yang Lalai
Ditulis oleh sufipejuang di/pada Januari 2, 2008
Seorang manusia yang hatinya lalai dengan Tuhan maka hatinya akan dipenuhi dengan mazmumah (sifat jahat). Karena dia telah lalai dengan Tuhan, dia tidak merasakan Tuhan dalam kehidupannya. Karena merasa bahwa Tuhan itu tidak lagi berperanan dalam kehidupannya maka rasa kehambaannya pun lenyap.
Seorang manusia yang hatinya lalai dan tidak lagi merasakan peranan Tuhan dalam kehidupannya maka jiwanya akan mati. Hati yang mati seperti batu yang keras. Air tidak dapat masuk ke dalamnya. Apapun yang di tanam di atas batu itu tidak dapat tumbuh. Begitulah apabila hati telah mengeras seperti batu, dia tidak dapat menerima pengajaran. Apabila dinasehati dia akan sakit hati. Apabila disebut nama Allah tidak terasa apa-apa. Apabila diingatkan mengenai dosa dan pahala dia tak peduli.
Manusia-manusia yang hatinya sudah keras seperti inilah yang akan menjadi bencana kepada dunia. Mereka akan menjadi penindas yang dzalim. Mereka akan menjadi pembuat onar. Huru-hara akan dicetuskannya.
Sungguh dasyat apabila hati sudah keras seperti batu.
Ansori berkata
Na’udzubillah… saya kok masih merasa seperti ini yah…
masih sering lalai…
sufipejuang berkata
Orang bertaqwa itu 24 jam hatinya selalu terpaut dengan Allah.
Duh jauhnya
sitijenang berkata
padahal surga itu buat orang yang taqwa ya? memang kita sering lalai. sibuk meluruskan orang lain, tapi sering lupa meluruskan diri sendiri. menghadap Tuhan juga sendiri-sendiri.